You are currently browsing the category archive for the ‘leisure’ category.

kemarin gue dapat surprise lagi! gue ditraktir nonton konser magenta orchestra yang bertema “dancing queen” oleh seorang wanita yang… uummm… ah sudahlah…

gue ga tau kenapa kalo acara-acara besar kayak festival, konser, sampe bazaar, gue sering banget ditraktir. sebenernya temen-temen itu senang main sama gue atau kasian sama gue, gue juga ga tau…

so, gue langsung meluncur ke istora senayan sekitar jam 6.30 malam naik taksi. pas lagi di jalan, seorang wanita yang… uummm… ah sudahlah… itu nelfon. emang dasar handphone huawei yang kerjaannya error mulu, suara dia ga kedengeran sama sekali. bukannya nelfon lagi, dia malah sms. emang dari tampang gue ga keliatan yah kalo gue ga punya pulsa :(

daripada bingung ketemuannya, akhirnya gue pinjem aja handphone pak supir taksi.

P (pak supir) ; G (gue)

P: lah mas ini mau nonton konser kan?

G: iya. kenapa pak?

P: kok bisa beli tiket tapi pulsa aja ga punya…

GLEEEKKK…

dalem hati sih gue bilang “pak nyetir aja yah! jangan menghina saya yang sudah terhina ini (halah)”

magenta orchestra dancing queen concert.

well, akhirnya gue sampe disana dan nonton konsernya. sebenernya musically konsernya keren, tapi agak ngebosenin mungkin karena nyusun rundown-nya kurang bagus, jadi kurang dinamis. (siapalah gue ini berani ngritik andi rianto… ngaca el)

semua penyanyinya tadinya bagus-bagus. tapi begitu agnes monica keluar…

DAAMMNN! she’s really a star…

itu baru keren banget! yang lain jadi terkesan biasa aja… yang bagus banget itu titi dj. but agnes… dia punya kelasnya sendiri!

kira-kira gitulah cerita dibalik dancing queen kemarin… *masih keinget kata-kata supir taksi*

P.S: wanita yang… uummm… ah sudahlah… itu adalah uummm… she’s my baby. so lovely.. :D

jumat 2 oktober 2009

gue pergi ke citos dan ngeliat semua orang disana pake batik. bener-bener mengharukan banget karena ternyata orang indonesia itu nasionalis semua. sampe di tempat hiburan kayak citos yang didominasi anak muda, mereka semua nasionalis. sialnya, gue ga pake batik saat itu…

sabtu 3 oktober 2009

kebetulan malam ini, sodara gue akan dilamar sama cowoknya dan gue bertugas nerima nampah dari keluarga mereka. awalnya gue kira nampah itu tatakan minuman.

S (sodara gue) ; G (gue)

S: el, nanti lo terima nampah yah dari keluarga cowok gue…

G: nampah? tatakan minuman? kita mah ga kekurangan tatakan minuman di rumah ini… kelebihan malah! (dengan intonasi sok tau)

S: bego lo… nampah itu bukan tatakan minuman!

G: terus apa?

S: gue juga ga tau sih…

(lah… ngatain bego kok sendirinya ga tau…)

batik day.

andra (anak sma 8, sekolah unggulan) ; febi (lulusan S1 unika atma jaya) ; tika (yang dilamar malam itu) ; amanda (anak kedokteran unpad, selalu juara umum dari sd) ; gue (didiagnosa mengidap gangguan kepribadian)

keluarga gue berinisiatif pake batik malam itu. masalahnya gue cuma punya satu batik dan modelnya udah tua banget. akhirnya gue jadi bahan cela-celaan sodara-sodara gara-gara batik ini…

A (andra) ; G (gue)

A: mas elia, tps-nya kok masih tutup?

G: maksudnya?

A: ooh kirain penjaga tps.. sorry abis mirip…

A (amanda) ; G (gue)

A: amanda udah diabsen belom, mas elia?

G: maksudnya apaan sih?

A: lah kirain pak guru.. abis mirip…

beginilah kalo sodara-sodara udah ngumpul. salah kostum aja, dicela-cela terus… udah gitu batik gue itu bahannya satin. alhasil gue basah kuyup sepanjang acara!

yah gpp lah demi pake batik… love batik and indonesia!

oiya ternyata nampah itu semacam anyaman gitu… :D

another story from my past trip.

sebenarnya tujuan utama dari perjalanan saya yang lalu adalah mengambil foto pre-wedding teman saya. namun bukan sebuah perjalanan jika tidak ada surprise yang terjadi.

saya dan teman-teman menginap selama dua malam di rumah seorang juara bartender bandung, yang bernama aip. biasanya kami sampai di rumahnya saat tengah malam dan terjaga sampai pagi untuk sekedar mengobrol dan main gitar.

juggling with fire.

namun pada malam kedua, kami meminta aip untuk mempertunjukkan keahliannya. pada awalnya, ia hanya juggling dengan satu botol. lima menit kemudian, ia juggling dengan dua botol. setelah lima belas menit berlalu, ia juggling dengan empat botol. pada aksi terakhirnya, ia memasukkan zippo lighter fluid ke dalam mulutnya lalu menyemburkannya bersama api yang ada di mulut botol.

ia bercerita bahwa saat ia juggling di bar, taruhannya adalah kepala orang. jika ia miss sekali saja, maka botol-botol minuman tersebut akan menghantam kepala-kepala yang ada dibawahnya. what a risky job!

my name on gibson guitar

last but not least, saya membawa pulang sebuah kenang-kenangan dari perjalanan saya kemarin: sebuah die-cast gitar gibson yang bertuliskan nama saya. lumayan untuk dipajang di kamar…

can’t hardly wait for another trip…

noir people in divine scenery.

perjalanan kemarin menyadarkan saya bahwa tidak perlu ke negeri orang untuk mencari estetika ketika negeri sendiri berlimpah olehnya. sinar matahari yang membentuk garis dan membelah kumpulan awan; semuanya saya lihat kemarin.

ini bukan pertama kali saya mengunjunginya, namun ini adalah kali pertama saya memperhatikan. teman-teman saya pun tertipu ketika saya katakan foto-foto ini diambil di israel. mereka percaya begitu saja sampai akhirnya saya katakan bahwa foto-foto ini diambil di atlantis.

love is in the air.

atlantis. sebuah negeri nan indah yang legendaris itu, konon memang pernah ada sebelum fenomena alam membenamkannya ke dasar lautan. hamparan tanah tersubur yang menjadi impian semua orang pada zamannya itu, tepat dilalui oleh garis khatulistiwa dan memiliki nama lain “nusantara”.

saya memang tergiur oleh keindahan yang dimiliki oleh negeri-negeri seberang. saya juga bertekad untuk menyaksikan langsung dengan mata kepala saya sendiri suatu hari nanti. namun hari ini, saya telah melihat atlantis. saya bahkan hidup di atlantis: suatu kesempatan yang tak semua orang dapatkan.

saya bahagia. saya diselimuti euforia. saya hidup di atlantis!

selalu menyenangkan saat kerabat dari luar negeri berkunjung ke jakarta. bertukar cerita dan pengalaman yang memperluas horizon terjadi hampir setiap hari. variasi cerita dan pengalaman pun membuat saya betah untuk terjaga sampai pagi, sekedar untuk mendengarkan.

baru-baru ini kerabat-kerabat saya dari belanda datang ke jakarta. kami sempat menghabiskan waktu di kota tua untuk minum beberapa botol bir, merokok, dan bertukar cerita. salah satu saudara saya pun diramal oleh seorang pembaca garis tangan disana. ramalannya pun, seperti dugaan saya, hanya seputar hal-hal yang general seperti “banyak orang baik sekaligus jahat dalam hidupmu saat ini” dan lain-lain. namun setidaknya itu merupakan pengalaman berkesan untuknya.

fatahillah museum.

sebenarnya yang menarik buat saya adalah budaya berbeda dibalik cerita-cerita tersebut. ceritanya sendiri tidak begitu spesial karena saya rasa kita pun pernah mengalaminya. mengapa budayanya begitu menarik? karena kerabat saya ini berasal dari belanda, negara yang begitu bebas dan berani melegalkan ganja.

namun setelah mendengarkan cerita-ceritanya, saya berpikir bahwa banyak hal positif yang dimiliki indonesia dan tidak mereka miliki. sebutlah kerabat-kerabat saya disana sudah mengkonsumsi ganja sejak berusia 14 tahun. memang jika dilihat dari efek, ganja tidak berbahaya seperti alkohol. namun ganja pun memiliki efek jangka panjang yang buruk yaitu brain damage.

pada akhirnya, saya bersyukur menjadi orang yang berbudaya timur. terlepas dari isu terorisme dan fundamentalisme agama, saya rasa kita banyak memiliki keunggulan budaya dari bangsa lain.

in the beginning, god separated the light from the dark. now i put them together. white|midnights

recent comments.

artja on kamu
venus on dibalik dancing queen.
sisihati on kamu
kiraitomy on kamu
ario saja on kamu

categories.

http://groups.google.com/group/kopdarjakarta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.